Selasa, 02 November 2010

AURELIA AURITA

AURELIA AURITA
.
Indah nan bermakna
Kau sumber inspirasiku
ubur-ubur
Kaulah harta karun yang terkubur
.
Bukan suatu Hiperbola jika ku menginspirasi kehidupanmu
Disaat kau dalam fase Polip, kau menjalani kehidupan ini dengan apa adanya.
Diam di tempat dan tidak dapat bergerak kemanapun.
Kehidupan yang serba kesederhanaan
Sesuai dengan Lingkungan hidupmu
.
But, saat kau sudah dalam fase medusa!
kau dapat hidup bebas sesuai dengan kemauanmu
kau bisa berenang-renang kesan-kemari
kau bisa menari-nari sepuas hatimu
kau bisa mendapatkan yang kau inginkan
kau memiliki sengatan yang mematikan
jikalau ada musuh yang hendak mengusikmu
kaupun punya tinta yang kapanpun bisa kau semburkan pada saat tidak memungkikan untuk kelangsungan hidupmu
.
Begitupun hidupku, aku ingin seperti kamu
ketika ku kecil, ku sangat menikmati hidupku
Walaupun ku terpenjara dalam istanaku
hidup jauh dari kesan bermewah-mewahan
terpenjara tapi ku bahagia
.
Dan ketika ku beranjak dewasa,
ku ingin seperti Aurelia aurita, berenang-renang bebas kesana kemari di Alam bebas
begitu menikmati kehidupan ini
ku ingin kujalani kehidupan ini dengan kebebasan
But, kebebasan yang bertanggungjawab,
kebebasan yang terarah
kebebasan yang nggak kebablasan
dan yang penting kebebasan untuk meraih semua cita-citaku yang positif
.
ku ingin merasakan kebebasan dari penatnya kehidupan ini
dalam pacu-pacu waktu yang tak terhentikan
di kegelapan hutan belantaralah,
gelap yang bermakna dalam , sebagai terapi fobiaku
dengan kunang-kunang yang berterbangan
sambil membawa lampu-lampu yang penuh dengan seni
di pegunungan nan indah, ku dapat bernafas dengan bebas, inilah rasanya ???
Dibibir pantai, menunggu matahari Fajar,
berdiri di tepi karang menikmati serpihan air laut yang berterbangan
dengan gelombang-gelombang yang selalu melambai-lambai riang,
seakan-akan mengajakku menari-nari
.
di tempat-tempat itulah sumber kebebasanku
hanya di Alamlah ku merasakan kebebasan yang sesunguhnya
kebebasan yang punya jiwa
di Alam lah kita mengetahui arti hidup yang sesungguhnya
.
dan selayaknya medusa yang bisa memberikan sengatan
akupun ingin selalu memberikan sengatan-sengatan kebahagia'ankepada orang-orang disekitar aku.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar